Disebutkan dalam Tirmidzi, kitabud da'wat mengenai nama-nama Allah.
Dinyatakan bahwa siapa yang telah melingkupi (memahami/ memperagakan)
nama-nama itu dia telah masuk dalam surga. Yaitu, “Huwa Allah, al-
ladziy laa ilaaha illaa Huwa Al-Rahmaan, Al- Rahiim, Al-Malik,
Al-Qudduus, Assalaam, Al-Mukmin, Al-Muhaimin, Al-‘Aziiz, Al-Jabbar,
Al-Mutakabbir, Al-Khaliq, Al-Baari', Al- Mushowwir- Al-Ghoffar,
Al-Qohhar, Al-Wahhaab, Ar-Rozzaaq, Al- Fattaah, Al-‘alim, Al-Qabidh,
Al-Basith, Al-Hafizh, Ar-Rafi’, Al-Mu’ iz, Al-Muzil, Assami’,
Al-Bashir, Al-Hakam, Al-‘Adl, Al-Latif, Al- Khabir, Al-Halim, Al-
‘Azhim, Al-Ghofuur, Asy Syakur, Al Aliyy, Al- Kabir, Al-Hafis,
Al-Muqit, Al-Hasib, Al-Jalil, Al-Karim, Ar- Raqib, Al- Mujib, Al-Wasi’,
Al-Hakim, Al-Waduud, Al-Majid, Al-Ba’is, Asy- Syaahid, Al-Haqq,
Al-Wakil, Al-Qawi, Al-Matin, Al-Waliyy, Al-Hamid, Al-Muqsi, Al-Mubdi,
Al-Mu’id, Al-Muhyi, Al-Mumit, Al-Hayyul- qayyum, Al-Wajid, Al-Majid,
Al-Wahid, Al-Ahad, Al-Shamad, Al- Qadir, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim,
Al-Mu’akhkhir, Al-Awwal, Al- Akhir, Al-Zahir, Al-Bathin, Al-Wali,
Al-Muta’ali, Al-Barr, At- Tawwaab, Al-Muntaqim, Al-‘Afuw, Al-Ra’uf,
Al-Malikul-mulk, Dzul- Jalaali wal- ikram, Al-Muqsit, Al-Jami’,
Al-Ghani, Al-Mughni, Al- Maani’, Ad- Dar, An-Nafi’, An-Nuur, Al-Haadi,
Al-Baadi', Al-Baqi, Al-Warits, Al-Rasyid, Al-Shobuur.”
Tampilkan postingan dengan label Artikel Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Islam. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 September 2018
KEMUSYRIKAN DALAM ISLAM
Tuhid Ilahi merupakan perhatian utama dakwah Rasulullah saw. Sebaliknya
syirik atau kemusyrikan adalah hal utama yang diperangi oleh Rasulullah
saw. Tauhid dan Syirik (kemusyrikan) adalah dua hal yang tidak dapat
bersatu itulah pesan yang harus kita camkan sebagai pengikut Rasulullah
saw. Bagaimana kenyataannya sekarang? ada baiknya kita merenungkan
tulisan berikut:
Menghilangkan Dosa Dengan Tobat dan Istighfar
Apakah Dosa itu dan bagaimana cara menghilangkannya. Umat
Kristen dengan doktrin penebusan dosanya meyakini bahwa dosa manusia
sudah ditebus oleh darah Yesus di tiang salib. Manusia terlalu kotor dan
tidak mampu menghilangkannya dengan kekuatan sendiri, hanya Yesuslah
yang bisa menebus segala kesalahan. Tetapi Islam tidak mengajarkan
konsep penebusan dosa tersebut tetapi Islam mengajarkan dosa bisa
dihilangkan dengan tobat. Allah menciptakan manusia tidak hanya
diberikan segala kemampuan jasmaniah melainkan telah dilengkapi juga
kekuatan rohaniah, termasuk ketika dia berdosa manusia sebenarnya telah
diberi kemampuan untuk bangkit, dengan bertobat dan menebusnya dengan
kebaikan yang lebih banyak.
Senin, 17 September 2018
Keutamaan Shalat Dhuha
Keutamaan Shalat Dhuha yang Luar Biasa
Langganan:
Postingan (Atom)
Kejujuran, Bukti Kebenaran Nabi Muhammad Rasulullah saw
Rasulullah saw memiliki tingkat derajat kekuatan rohani dan kesempurnaan batin serta akhlak yang sempurna (QS 68:4), sehingga tidak heran ...
-
Tuhid Ilahi merupakan perhatian utama dakwah Rasulullah saw. Sebaliknya syirik atau kemusyrikan adalah hal utama yang diperangi oleh Rasul...
-
Namaku Hairul. sebuah nama yang diberikan mamah dan bapak untukku. Aku lahi...
-
Disebutkan dalam Tirmidzi, kitabud da'wat mengenai nama-nama Allah. Dinyatakan bahwa siapa yang telah melingkupi (memahami/ memperag...